Mengenal Malam 1 Suro, Apa Itu Dan Apa Keistimewaannya?

- Jumat, 29 Juli 2022 | 22:30 WIB
Mengenal Malam 1 Suro, Apa Itu Dan Apa Keistimewaannya?  (Pixabay/photo-graphe)
Mengenal Malam 1 Suro, Apa Itu Dan Apa Keistimewaannya? (Pixabay/photo-graphe)
Portal Banyuwangi - Dalam tradisi budaya masyarakat Jawa dan pemeluk agama Islam, malam 1 suro memiliki makna dan keistimewaan tersendiri didalamnya. 
 
Datangnya malam 1 Suro dalam penanggalan Jawa bertepatan dengan malam 1 Muharram 1444 H dalam kalender Hijriyah. Keduanya sama-sama merupakan penanda awal tahun baru. 
 
Di tahun 2022 ini, malam 1 Suro jatuh di tanggal 29 Juli 2022, dimulai dari ba'da maghrib.
 
Selain itu, malam 1 Suro juga jatuh bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1444 H. Artinya apabila malam 1 Suro jatuh di tanggal 29 Juli 2022 maka, bulan Muharram dimulai di tanggal 30 Juli 2022.
 
 
Kesakralan malam 1 Suro telah direpresentasikan dalam berbagai bentuk, salah satunya dalam bentuk film yang dibintangi Ratu film horor, Suzanna di tahun 1988 berjudul Malam 1 Suro.
 
Tradisi untuk menyambut malam 1 Suro masih dilakukan di berbagai wilayah. Ritual-ritual tersebut masih bertahan di masyarakat seperti ritual padusan, tudurani, dan tirakatan. 
 
Namun apa yang membuat malam 1 Suro istimewa?. Apa keistimewaan malam 1 Suro
 
Masyarakat Jawa mempercayai bahwa malam 1 suro merupakan malam keramat, dimana pada saat tersebut bangsa jin lelembut akan datang ke dunia manusia dengan bebas. 
 
 
Dalam kepercayaan Jawa khususnya para ahli spiritual mempercayai bahwa pada malam 1 Suro energi gaib tengah berkumpul dan mengalami peningkatan.
 
Pada saat itu, waktu untuk memperdalam ilmu dapat dilakukan atau hanya untuk memandikan benda-benda pusaka yang dimiliki. 
 
Sedangkan, dalam kepercayaan umat Islam jatuhnya malam 1 Suro bertepatan dengan 1 Muharram 1444 H yang merupakan bulan suci.
 
Dimana Rasulullah mencontohkan bahwa umat islam dapat melakukan muhasabah atau mengintrospeksi diri, baik untuk tahun yang telah lewat maupun tahun yang akan datang.
 
 
Dilansir dari Berbagai Sumber, dalam tradisi keberagaman agama islam, ritual penyambutan bulan Muharram terus dilakukan.
 
Ritual tersebut berupa mujahadah, doa, bersedekah yang dalam tradisi Jawa termasuk dalam tradisi selamatan, kenduri, bertapa, dan sejenisnya. Tradisi ini berakar kuat dalam keberagaman Islam bercorak budaya Jawa. 
 
Terlepas dari itu semua, termasuk arti malam 1 Suro ataupun keistimewaan malam 1 Suro.
 
Tradisi dan kesakralan malam 1 Suro terus berkembang melalui tuturan mitos dan cerita hingga berkembang menjadi budaya. 

Editor: Adhimas Kusuma Yuda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X