Program Pengabdian Masyarakat: Poliwangi Tawarkan Kemasan Produk Daging Bekamal Berbasis Teknologi Modern

- Kamis, 21 Juli 2022 | 22:44 WIB
Akademisi Poliwangi saat melakukan Program Pengabdian Masyarakat di Home Industry GO BAMBOO Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi (Istimewa)
Akademisi Poliwangi saat melakukan Program Pengabdian Masyarakat di Home Industry GO BAMBOO Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi (Istimewa)

Portal BanyuwangiBekamal adalah suatu kuliner tradisional khas dari suku Osing di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur. Resep olahan Bekamal sudah ada sejak dahulu dan resepnya diwariskan secara turun-temurun. 

Akan tetapi, tradisi pembuatan Bekamal tersebut kini sudah hampir punah dan jarang dibuat oleh generasi muda di wilayah Banyuwangi.

Menyikapi kondisi tersebut, kini sebagian generasi muda di daerah Banyuwangi berusaha untuk melestarikan tradisi pembuatan kuliner Bekamal

Sebenarnya, bahan dasar kuliner Bekamal adalah dari daging sapi yang segar. Kuliner Bekamal memiliki cita rasa khas tersendiri.

Baca Juga: Pengurus MWCNU se-Lumajang Gelar Konsolidasi Menuju Konfercab 2023 & Pilkada 2024 di Ponpes Assalaf Bondoyudo

Daging Bekamal rasanya asam, sedikit asin, dan aromanya begitu sedap. Di samping itu, daging Bekamal ini bahkan bisa tahan lama sekitar 4-5 bulan.

Salah satu produsen kuliner Bekamal adalah Home Industry Go Bamboo. Home Industry ini berada di  Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Dalam pembuatan Bekamal, Home Industry ini mengalami beberapa kendala. Salah satunya adalah jangkauan pemasaran produk Bekamal yang kurang luas.

Luas wilayah Kecamatan Blimbingsari mencapai 67,13 km² dan terdiri atas 10 desa. Salah satu desa di kecamatan ini adalah Desa Gintangan yang menjadi destinasi wisata bagi para wisatawan dari berbagai daerah.

Halaman:

Editor: Mohammad Syahid Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X