Misteri Taman Nasional Tanjung Puting Kalimantan Tengah, Konon Dihuni Siluman Buaya Putih! 

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 22:00 WIB
Taman Nasional Tanjung Puting Kalimantan Tengah (Amazingborneo.id)
Taman Nasional Tanjung Puting Kalimantan Tengah (Amazingborneo.id)
Portal Banyuwangi - Taman Nasional Tanjung Puting merupakan pusat rehabilitasi orangutan yang berada di Provinsi Kalimantan Tengah
 
Selain itu, Taman Nasional Tanjung Puting juga dinobatkan sebagai cagar biosfer oleh UNESCO tahun 1977.
 
Menyuguhkan panorama alam yang eksotis dengan bentangan pepohonan langka disandingkan pemandangan gerombolan bekantan dan monyet hingga burung enggang yang berkeliaran menjadi nilai tambah pesona Taman Nasional Tanjung Puting
 
Namun demikian, pesona alam Taman Nasional Tanjung Puting tidak serta merta dapat menutup nuansa misteri Taman Nasional Tanjung Puting.
 
 
Sebagai salah satu taman nasional paling angker di Indonesia, kisah misteri Taman Nasional Tanjung Puting senantiasa menyelimuti kawasan ini. 
 
Salah satu titik angker Taman Nasional Tanjung Puting ada di Sungai Sekonyer. Sungai Sekonyer sendiri merupakan jalur wisata kapal klotok ke Taman Nasional Tanjung Puting
 
Konon kabarnya, Sungai Sekonyer dihuni oleh siluman buaya putih dan berbagai makhluk astral lainnya. 
 
Nama Sungai Sekonyer sendiri berasal dari nama sebuah kapal patroli Belanda yang bernama 'Lonen Konyer' yang telah karam setelah dihantam meriam para pejuang Indonesia di tahun 1948.
 
 
Dari cerita yang beredar, masyarakat setempat kerap melihat penampakan bangkai kapal tersebut. Konon ceritanya, bangkai kapal terlihat ketika cengkeraman makhluk gaib penghuni sungai Sekonyer longgar. 
 
Selain itu, terdapat sebuah muara sungai yang berasal dari cabang sungai bernama Sungai Simpang Kanan, muara sungai tersebut dikenal dengan nama muara Ali.
 
Guna mengenang hilangnya seorang polisi hutan yang bertugas menjaga pos aktivitas illegal logging disana. Hingga kini, pak Ali belum ditemukan. 
 
Misteri sungai Sekonyer di taman nasional Tanjung Puting tak berhenti disana. Dari cerita yang beredar, masyarakat setempat bercerita di sungai Sekonyer kerap menjadi lokasi penampakan buaya putih yang tidak boleh dikejar.
 
 
Konon katanya, kemunculan buaya putih menjadi simbol penanda bahwa lokasi tersebut tidak boleh diganggu. 
 
Selanjutnya, jika berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting disarankan untuk sering meminta izin lewat, seperti mengucapkan permisi. Khususnya saat menemukan pohon dengan cabang berbentuk huruf 'Y' dan 'L'.
 
Konon kabarnya, tiap pohon tersebut dihuni oleh penunggu Taman Nasional Tanjung Puting. Jadi, diharap untuk menjaga sopan santun disana. 
 
Kisah misteri Taman Nasional Tanjung Puting diakui sebagian besar masyarakat, apalagi saat mengingat peristiwa tenggelamnya perahu wisata 'Pesona Eco Tour 2' di bulan Oktober 2016.
 
 
Pada saat itu, perahu wisata tengah bersandar dengan jarak beberapa meter dari dermaga. Anehnya, tanpa sebab dan guncangan, perahu wisata tiba-tiba karam!. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tiba-tiba ada seorang penduduk yang kesurupan. 
 
Dengan bantuan orang pintar setempat, terjalinlah komunikasi dengan makhluk gaib yang merasuki penduduk tersebut. Konon katanya, perahu wisata telah menabrak rumah penghuni sungai Sekonyer dan menyebabkan kemarahan penghuni sungai. Padahal sebelumnya awak kapal telah diperingatkan.
 
Setelah berdiskusi dan meminta jalan damai, kesepakatan damai dibuat. Penghuni sungai meminta penduduk yang dirasukinya untuk mandi di sumber air keramat di sekitar kebun anggrek.
 
Selanjutnya, ia meminta dibangunkan sebuah rumah baru. Orang pintar tadi kemudian mengikat sebuah tongkat kayu dengan lilitan kain kuning. Tongkat tadi kemudian ditancapkan di pinggir kapal tenggelam.
 
 
Masyarakat yang hendak menarik kapal tenggelam diharuskan memakai sepasang kaos kaki berbeda warna.
 
Seramnya, saat proses berlangsung dari dalam buaya putih turut mendorong perahu wisata ke atas permukaan sungai. Sesuai dengan ucapan penunggu sungai Sekonyer tadi. Duhh seramnya. 
 
Namun benar atau tidaknya semua kembali ke kepercayaan masing-masing. Bagi yang ingin berkunjung dan menyaksikan sendiri misteri Taman Nasional Tanjung Puting, dapat berkunjung ke Kalimantan Tengah ya.***
 

Editor: Mohammad Syahid Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X