Status Waspada, Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Hari Ini

- Senin, 6 Desember 2021 | 10:29 WIB
Erupsi Gunung Semeru.  (lechaudrondevulcain)
Erupsi Gunung Semeru. (lechaudrondevulcain)

Portal Banyuwangi - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang kembali erupsi pada, Senin (06 Desember 2021) pukul 07.52 pagi hari tadi.

Menurut keterangan PVMBG, erupsi Gunung Semeru tercatat di seismogram amplitudo maksimum 24 mm durasi 240 detik. Jarak luncur awan panas guguran 2,5 Kilometer dari pusat guguran mengarah ke Besuk Kobokan.

"Erupsi #Semeru berupa Awan Panas Guguran, tanggal 6 Desember 2021 pukul 07:53 WIB," kata PVMBG dalam keterangan tertulis, Senin (06 Desember 2021).

Baca Juga: Peringati Hari Aids Sedunia, Anggota DPR RI Sonny T Danaparamita Himbau Masyarakat Tak Diskriminasi ODHA

PVMBG juga mencatat, terjadi letusan satu kali dengan amplitudo 13 mm dan durasi 80 detik. Gempa tektonik jauh tercatat satu kali juga dengan amplitudo 30 mm S-P : 17 detik, dan durasi 80 detik.

Selain itu, terdapat getaran banjir atau lahar hujan terekam satu kali dengan amplitudo 30 mm dengan durasi 9240 detik.

PVMBG menyebut status Gunung Semeru sampai saat ini masih level II atau waspada.

Baca Juga: Launching Buku 'Nasionalisme Kita Cinta NKRI', BMI Bondowoso Ajak Generasi Muda Tingkatkan Budaya Literasi

"Semeru Level II," ungkapnya.

PVMBG menghimbau masyarakat atau pengunjung tidak melakukan aktivitas di radius 1 km dari kawah puncak Gunung Semeru dan 5 km arah bukaan kawah di sektor tenggara-selatan.

"Serta mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. Radius dan jarak rekomendasi ini akan dievaluasi terus untuk antisipasi jika terjadi gejala perubahan ancaman bahaya," ujarnya.

Baca Juga: Hari Guru Nasional 2021, Sonny T Danaparamita Berharap Guru Dapat Lebih Adaptif dengan Teknologi

Sebelumnya, menurut catatan PVMBG, Gunung Semeru juga masih erupsi pada Minggu (5/12) pukul 05.03 WIB. Erupsi tersebut tercatat di seismogram amplitudo maksimum 10 mm durasi 201 detik.***

Editor: Mohammad Syahid Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X