Kronologi Pelecehan Mahasiswi UIN KHAS Jember Oleh Pemilik Kos

- Jumat, 14 Januari 2022 | 18:00 WIB
Kronologi Pelecehan Mahasiswi UIN KHAS Jember Oleh Pemilik Kos
Kronologi Pelecehan Mahasiswi UIN KHAS Jember Oleh Pemilik Kos

Portal Banyuwangi - Menurut keterangan salah satu reporter UPM Millenium kepada Portal Banyuwangi, pelecehan kepada korban dilakukan di indekos milik pelaku pada Selasa (04 Januari 2022).

Saat itu korban berencana pulang ke rumah orang tuanya di Banyuwangi. Diwaktu yang sama pelaku sedang duduk bersama temannya di ruangan depan. Kemudian saat korban melewati mereka, pelaku menghentikannya. Pelaku bertanya kepada korban akan pergi kemana.

Setelah menjawab pertanyaan pelaku, korban melanjutkan menuju gerbang. Kemudian korban menyadari bahwa ada barang yang tertinggal. Dia kembali menuju kamarnya yang terletak di lantai kedua. Setelah mengambil barang yang tertinggal di kamar, korban turun kembali. Di lorong lantai pertama, korban bertemu dan dihentikan oleh pelaku.

Baca Juga: Mahasiswi UIN KH Achmad Siddiq Jember Menjadi Korban Pelecehan Seksual

Di lorong tersebut pelaku kembali menanyakan korban akan pergi kemana. Korban memberi jawaban yang sama seperti sebelumnya. Kemudian, secara tiba-tiba pelaku mengelus dahi hingga rambut korban.

Reporter UPM Millenium melanjutkan keterangannya mengenai kronologi pelecehan seksual yang kedua oleh pelaku. Untuk yang kedua kalinya, pelecehan dilakukan pada hari Sabtu siang (08 Januari 2022).

Bermula saat korban turun menuju lantai pertama, ia dihentikan oleh pelaku di depan tangga. Kemudian pelaku secara tiba-tiba mencium korban. Korban berusaha melawan tindakan pelaku, namun pelaku tidak juga melepaskannya. Hingga kemudian korban yang saat itu tengah memegang helm memukulkannya kepada pelaku. Selanjutnya mendorong pelaku dan korban berlari menuju gerbang.

Baca Juga: Aparat Kepolisian Lakukan Penyerangan dan Pemukulan Terhadap Warga Pakel Banyuwangi

Menurut reporter UPM Millenium, setelah peristiwa tersebut pelaku menghubungi korban untuk meminta maaf melalui pesan WhatsApp. Dalam pesan itu pula pelaku beralasan bahwa saat itu pikirannya sedang kacau, karena sejak pagi ia sakit maag.

Halaman:

Editor: Mohammad Syahid Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X