Vonis Kafir yang Disesalkan Rasulullah, Hati-hati melayangkan Tuduhan Kafir kepada Sesama Muslim

- Kamis, 31 Maret 2022 | 08:57 WIB
Ilustrasi foto, umat muslim dilarang mengkafirkan sesama saudara muslim lain (Chattrapal (Shitij) Singh from Pexels)
Ilustrasi foto, umat muslim dilarang mengkafirkan sesama saudara muslim lain (Chattrapal (Shitij) Singh from Pexels)

Portal Banyuwangi – Hati-hati untuk tidak sembarangan melayangkan tuduhan kafir kepada orang lain, terutama sesama muslim.

Rasulullah SAW telah memperingatkan umatnya agar tidak serampangan menuduh kafir terhadap sesama muslim. Sebab, jika tuduhan tersebut tidak benar, maka akan jatuh kepada dirinya sendiri.

Ternyata perilaku mengkafirkan sesama muslim juga sudah ada sejak zaman Rasulullah dan Rasul sangat menyesalkan karena konsekuensinya begitu besar.  

Dilansir Portal Banyuwangi dari NU Online, telah disebutkan dalam hadits “Diriwayatkan dari Ibn Umar RA, ia berkata: ‘Rasulullah SAW bersabda: ‘Ketika seseorang mengucapkan kepada saudaranya: ‘Wahai kafir’, maka ucapan itu akan kembali kepada salah satunya. Bila orang yang dituduh memang kafir maka sudah jelas, bila tidak maka dosa tuduhan itu kembali kepadanya’.” (Muttafaq ‘Alaih)  

Baca Juga: Begini Cara Agar Terhindar dari Siksa Neraka, Gus Baha: Tirulah Salah Satu Sifat Allah

Dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda:  “Siapa saja yang menuduh kufur seorang mukmin maka ia seperti membunuhnya.” (Muttafaq ‘Alaih)  

Perilaku tuduhan kafir seorang muslim kepada muslim lainnya, memang telah terjadi di masa Nabi SAW, di tahun ke delapan Hijriah.

Kala itu, Rasulullah SAW mengutus sekelompok pasukan yang dipimpin oleh Abu Qatadah Al-Anshari ke gunung Adham dekat kota Makkah untuk mengecoh musuh.  

Baca Juga: Gus Baha Beberkan Cara Mudah Menjadi Orang Taat, Meninggalkan Kemaksiatan Dengan Tidur Salah Satunya

Halaman:

Editor: Muhamad Nurcholis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X