Jelang Idul Adha 1443 H, Ketahui Penyakit Mulut dan Kuku yang Berdampak Pada Peternak Hewan Kurban

- Senin, 30 Mei 2022 | 06:00 WIB
Ilustrasi Penyakit Mulut dan Kuku hewan ternak (@dkpp_jabar/)
Ilustrasi Penyakit Mulut dan Kuku hewan ternak (@dkpp_jabar/)

 

Portal Banyuwangi - Seiring dengan dekatnya perayaan Idul Adha 1443 H, Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali lagi dan menyebar luas di berbagai wilayah Indonesia.

Pada Idul Adha 1443 H, yang ditandai penyembelihan hewan kurban, adanya PMK berdampak pada ekonomi masyarakat terkhusus peternak hewan kurban.

Antisipasi terjadinya kekurangan stock hewan kurban saat Idul Adha 1443 H, masalah PMK ini perlu strategi penanganan yang tepat dan kerjasama yang baik antar lembaga terkait.

Virus PMK yang menyerang hewan seperti Sapi, Kambing, Kerbau, Domba dan lainnya, perlu kita ketahui apa dan bagaimana virus PMK dapat menular.

Baca Juga: Viral Video TikTok Prediksi Lokasi Hilangnya Eril, Warganet: Lebih Percaya Berita Rafatar Ngutang di Warung

Penyakit Mulut dan Kuku atau yang sering dikenal dengan Foot and Mouth Disease (FMD) merupakan sebuah virus yang berasal dari viral keluarga picornavirus salah satunya terdapat pada hewan mamalia.

Dr.Ir Rochadi Tawan Dosen Fakultas Peternakan Unpad sekaligus Dewan Pakar Perhimpunan Peternak Sapi dan kerbau Indonesia (PPSKI) menjelaskan bahayanya virus PMK dan dampak negatif ekonomi yang diakibatkan oleh virus PMK tersebut.

"PMK merupakan Penyakit Menular Strategis pada ternak ruminansia (rumen, retikulum omasum dan abomasum) berkuku gelap," ujarnya, Jumat 27 Mei 2022 dalam kegiatan The 36th Strategic Talks berjudul "Dampak Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Langkah Penanganannya.

Halaman:

Editor: Mohammad Syahid Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X