Pemkab Banyuwangi Adakan Program Sistersay Untuk Percepat Pemulihan Ekonomi Warga Banyuwangi

- Rabu, 22 Juni 2022 | 16:15 WIB
Program Pemkab Banyuwangi ini mengintegrasikan pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu lahan.
Program Pemkab Banyuwangi ini mengintegrasikan pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu lahan.

Portal Banyuwangi - Untuk Percepat Pemulihan Ekonomi, Pemkab Banyuwangi memberdayakan para kelompok wanita tani (KWT). Salah satunya melalui Sistem Terintegrasi Ternak, Ikan, dan Sayur (“Sistersay”).

Program Sistersay merupakan program Pemkab Banyuwangi untuk penyediaan kebutuhan pangan lengkap bagi warga di desa.

Program Pemkab Banyuwangi ini mengintegrasikan pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu lahan.

Hingga pertengahan 2022 Pemkab Banyuwangi mempunyai target untuk masing-masing kecamatan sudah memiliki satu lahan pertanian dengan program Sistersay.

Baca Juga: Takjub dengan Bandara Banyuwangi, Tim Asesor Unesco Global Geopark: Kami langsung Terkesan

"Dengan program ini satu lahan terintegrasi berbagai sektor ketahanan pangan. Tersedia tanaman sayuran, buah-buahan, perikanan sistem bioflok, serta kandang ternak dalam satu lahan," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (3/2/2022).

Seperti yang dilakukan oleh KWT Desa Setail, Kecamatan Genteng, di Embung Kenitu. Di lahan persawahan yang dekat dengan bendungan irigasi tersebut, terdapat sistem terigentasi mulai lahan sayuran seperti tomat, terong, dan cabai.

Selain itu, di lahan tersebut terdapat budidaya lele melalui sistem bioflok, juga terdapat peternakan ayam.

Mendukung apa yang telah mereka lakukan, Bupati Ipuk memberikan bantuan 2000 bibit sayuran, seperti tomat, terong, dan cabai.

Halaman:

Editor: Taufik Hidayat Karepesina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X