Pampang Banner Pernyataan Sikap, Masyarakat Bayu dan Songgon Desak Pemkab Tuntaskan Konflik Bumisari

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 13:33 WIB
Banner yang berisikan pernyataan sikap dari masyarakat Bayu dan Songgon atas konflik Bumisari yang tak kunjung usai (Istimewa)
Banner yang berisikan pernyataan sikap dari masyarakat Bayu dan Songgon atas konflik Bumisari yang tak kunjung usai (Istimewa)

Portal BanyuwangiSebuah banner terpampang di perbatasan Desa Bayu dan Songgon, Banyuwangi Sabtu (06 Agustus 2022), yang berisikan tulisan pernyataan sikap masyarakat setempat atas konflik Bumisari yang tak kunjung usai.

Melalui banner tersebut, masyarakat Bayu dan Songgon meminta agar para Pimpinan Daerah (Bupati, DPRD serta Polresta Banyuwangi) segera menyelesaikan dan mengambil langkah tegas atas konflik tersebut.

Rohman perwakilan pemuda setempat juga berpendapat, konflik tersebut berdampak pada hubungan sosial antar warga yang semakin renggang. 

“Semenjak maraknya konflik di perkebunan Bumisari warga semakin tidak rukun, keharmonisan antar tetangga mulai menurun,” ujarnya.

Baca Juga: Pesona Wisata Goa Sodong: Jam Buka, Harga Tiket Masuk, Fasilitas, dan Rute Perjalanan

Baca Juga: 20 Link Twibbon HUT RI ke 77 Tahun 2022 Paling Menarik, Yuk Sebarkan di Media Sosial saat 17 Agustus!

Sebagian masyarakat Bayu dan Songgon bekerja di Perkebunan Bumisari, begitupun para pejuang tani yang menguasai tanah bumisari di afdeling tertentu juga merupakan masyarakat bayu dan songgon.

Konflik Horizontal terjadi karena terdapat gap yang sangat jelas antara para pejuang tani dan kaum buruh bumisari.

Jamil salah satu aktivis muda asal songgon juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pemerintah Daerah yang dinilai membiarkan konflik tersebut terjadi.

Halaman:

Editor: Mohammad Syahid Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X