5 Fakta Unik Kabupaten Banyuwangi, Punya Ratusan Festival Hingga Hal Berbau Mistis!

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:00 WIB
5 Fakta Unik Kabupaten Banyuwangi: The Sunrise of Java (Instagram)
5 Fakta Unik Kabupaten Banyuwangi: The Sunrise of Java (Instagram)

Portal Banyuwangi - Siapa yang tidak mengenal film KKN di Desa Penari? Film horror yang menceritakan tentang sekelompok mahasiswa yang sedang melakukan kuliah kerja nyata, kemudian mendapatkan peristiwa horror karena melanggar aturan di desa tempat mereka bermukim sementara.

Meskipun belum ada kebenaran lokasi peristiwa aslinya, namun dari rumor yang beredar kisah tersebut berasal dari Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Kabupaten yang memiliki julukan The Sunrise of Java ini, memiliki beragam keunikan dari segi georafisnya sampai kebudayaannya yang lekat dengan unsur mistis. Apa sajakah fakta uniknya?

1. Penduduk aslinya adalah Suku Osing

Suku Osing Banyuwangi sering juga disebut Laros/Lare Osing, atau Wong Blambangan adalah penduduk mayoritas di beberapa wilayah yang ada di Banyuwangi.

Baca Juga: Ingin Wisata di Pantai Watu Dodol? Cek Dulu Jam Buka, Harga Tiket, dan Rute Perjalanan agar Cepat Sampai

Terdapat pula suku Jawa asli, Madura, sebagai suku yang mayoritas lainnya yang tersebar di Banyuwangi.

Bahasa yang digunakan berbeda dengan bahasa Jawa pada umumnya, melainkan menggunakan turunan bahasa Jawa kuno. 

Suku Osing masih memegang tradisi kebudayaan mereka seperti Tumpeng Sewu: untuk menolak bala pada awal bulan Dzulhidjah, tradisi Mepe Kasur (jemur kasur): dilakukan juga pada bulan Dzulhidjah untuk menjaga kerukunan rumah tangga, serta membersihkan diri dari segala penyakit, dan tradisi Barong Ider Bumi: digelar setiap tanggal dua awal bulan Syawal, yaitu arak-arakan barong mengitari desa dari ujung timur ke ujung barat untuk menolak bala, karena sebelumnya pernah terjadi musim kemarau berkepanjangan.

Halaman:

Editor: Mohammad Syahid Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X